PEREKONOMIAN
INDONESIA PASCA VIRUS CORONA
DAN
PEREKONOMIAN DI MASA AKAN DATANG
Pendahuluan
Latar
belakang
Indonesia
tentu tidak ingin seperti Italia dan Iran, yang telat mengantisipasi penyebaran
virus corona sampai akhirnya mau tidak mau menerapkan lockdown.
Sementara itu, Indonesia bisa belajar dari China, yang merelakan laju
perekonomiannya demi memutus mata rantai virus. "Tapi rasanya tidak
perlu lockdown, masih cukup social distancing.
Keputusan lockdown sebaiknya tetap mengacu pada jumlah kasus
serta kemampuan jaminan sosial dan tenaga medis," kata Fithra (Ekonom
Universitas Indonesia) kepada CNNIndonesia.com. Sebab, lockdown akan
sangat memukul laju ekonomi Indonesia secara jangka pendek. Hal ini karena kota
dengan kasus terbanyak virus corona ialah Jakarta, yang merupakan pusat
pemerintahan, bisnis, dan perdagangan Indonesia. Sementara kota-kota lain yang
juga memiliki sejumlah kasus corona, merupakan kota-kota di Pulau Jawa, yang
lagi-lagi menjadi penggerak roda ekonomi dalam negeri. Kondisi ini berbeda
dengan kebijakan lockdown di China, di mana kota yang
ditutup adalah Wuhan.
Rumusan
Masalah Perekonomian Indonesia Pasca Virus Corona dan di masa akan datang:
1. Apakah
virus corona mempengaruhi perekonomian di dunia?
2. Apa
yang dimaksud virus Corona (Covid-19)?
3. Bagaimana
nasib perekonomian Indonesia di masa akan datang?
4. Bagaimana penyebaran virus corona itu sendiri dan bagaimana
pencegahannya?
Kajian Teori
World Health Organization (WHO) menjelaskan bahwa
Coronaviruses (Cov) adalah virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Infeksi
virus ini disebut COVID-19. Virus Corona menyebabkan penyakit flu biasa sampai
penyakit yang lebih parah seperti Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS-CoV)
dan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS-CoV). Virus Corona adalah zoonotic yang
artinya ditularkan antara hewan dan manusia. Berdasarkan Kementerian Kesehatan
Indonesia, perkembangan kasus COVID-19 di Wuhan berawal pada tanggal 30
Desember 2019 dimana Wuhan Municipal Health Committee mengeluarkan pernyataan
“urgent notice on the treatment of pneumonia of unknown cause”. Penyebaran
virus Corona ini sangat cepat bahkan sampai ke lintas negara. Sampai saat ini
terdapat 93 negara yang mengkorfirmasi terkena virus Corona. Penyebaran virus
Corona yang telah meluas ke berbagai belahan dunia membawa dampak pada
perekonomian dunia baik dari sisi perdagangan, investasi dan pariwisata.
Penerimaan pajak sektor perdagangan juga mengalami penurunan
padahal perdagangan memiliki kontribusi kedua terbesar terhadap penerimaan
pajak. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor migas dan non-migas
mengalami penurunan yang disebabkan karena China merupakan importir minyak
mentah terbesar. Selain itu, penyebaran virus Corona juga mengakibatkan
penurunan produksi di China, padahal China menjadi pusat produksi barang dunia.
Apabila China mengalami penurunan produksi maka global supply chain akan
terganggu dan dapat mengganggu proses produksi yang membutuhkan bahan baku dari
China. Indonesia juga sangat bergantung dengan bahan baku dari China terutama
bahan baku plastik, bahan baku tekstil, part elektronik, komputer dan furnitur.
Pembahasan
China merupakan negara eksportir terbesar dunia. Indonesia
sering melakukan kegiatan impor dari China dan China merupakan salah satu mitra
dagang terbesar Indonesia. Adanya virus Corona yang terjadi di China
menyebabkan perdagangan China memburuk. Hal tersebut berpengaruh pada
perdagangan dunia termasuk di Indonesia. Penurunan permintaan bahan mentah dari
China seperti batu bara dan kelapa sawit akan mengganggu sektor ekspor di
Indonesia yang dapat menyebabkan penurunan harga komoditas dan barang tambang.
Indonesia adalah salah satu negara yang memberlakukan larangan perjalanan ke
dan dari China untuk mengurangi penyebaran virus Corona. Larangan ini
menyebabkan sejumlah maskapai membatalkan penerbangannya dan beberapa maskapai
terpaksa tetap beroperasi meskipun mayoritas bangku pesawatnya kosong demi
memenuhi hak penumpang. Para konsumen banyak yang menunda pemesanan tiket
liburannya karena semakin meluasnya penyebaran virus Corona.
Covid-19 adalah
penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus SARS-CoV-2, pertama kali
diidentifikasi di kota Wuhan, di provinsi Hubei Cina pada Desember 2019.
Covid-19 telah menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Jumlah
kasus positif virus corona (Covid-19)
di Indonesia terus bertambah. Covid-19 sebelumnya dikenal sebagai Novel 201
Novel Coronavirus (2019-nCoV) penyakit pernapasan, sebelum Organisasi Kesehatan
Dunia (WHO) menyatakan nama resmi sebagai Covid-19 pada
bulan Februari 2020.
Ekonom
sekaligus Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter
Abdullah Redjalam, mengkhawatirkan jika pemerintah tidak bergerak cepat
mengatasi penyebaran virus Corona, maka akan
menyebabkan Indonesia alami krisis ekonomi berkepanjangan. "Kalau
pemerintah tidak mengantisipasi corona ini dengan baik, Kita bisa mengalami
krisis. Krisis bisa dicegah dengan persiapan kebijakan yang tepat, sayangnya
sejauh ini kebijakan itu belum tampak, pemerintah terlihat tidak punya
persiapan untuk kondisi yang terburuk," kata Piter kepada liputan6.com,
Selasa (17/3/2020). Namun, apabila nanti lockdown diakukan tanpa perencanaan,
dan dilakukan ketika korban virus corona sudah
tidak tertanggulangimaka proses penyembuhannya akan jauh Lebih lama dan dampak
negatifnya terhadap perekonomian justru akan jauh lebih besar. Piter mangatakan
bahwa Indonesia berpotensi mengalami krisis ekonomi, apabila terjadi
faktor-faktor berikut, yakni suatu perekonomian dikatakan krisis apabila
mayoritas pelaku ekonomi dihampir semua sektor tidak bisa melakukan aktivitas
ekonomi secara baik, semua indikator ekonomi mengalami perkembangan negatif.
Infeksi virus Corona atau
COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi
sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan
infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini
juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory
Syndrome (SARS). Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan
dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga
menular dari manusia ke manusia. Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik
adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi
virus ini, yaitu:
2.
Gunakan masker saat
beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
3.
Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang
mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di
tempat umum.
4.
Jangan menyentuh
mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
5.
Hindari kontak
dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci
tangan setelahnya.
6.
Masak daging sampai
benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
7.
Tutup mulut dan
hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat
sampah.
8.
Hindari berdekatan
dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
9.
Jaga kebersihan
benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.
Daftar
Rujukan
1. Duta.co.
Dampak Virus Corona Terhadap Perekonomian Global Khususnya di Indonesia. Di
akses 26 Maret 2020. Dari https://duta.co/dampak-virus-corona-terhadap-perekonomian-global-khususnya-di-indonesia.
2. Cnnindonesia.com.
Mengukur Ancaman “Lockdown” Virus Corona. Di akses 26 Maret2020. Dari https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200316074515-532-483710/mengukur-ancaman-ekonomi-dari-lockdown-virus-corona.
3. BangkaTribunnews.com.
Pengertian Lengkap Apa Itu Virus Corona Covid-19, Gejala, Cara, Penularan, Hingga
Pencegahan. Di Akses 26 Maret 2020. Dari
https://bangka.tribunnews.com/2020/03/24/pengertian-lengkap-apa-itu-virus-corona-covid-19-gejala-cara-penularan-hingga-pencegahan
4. Liputan6.com.
Ekonom Khawatir Indonesia Alami Krisis Ekonomi Berkepanjangan Akibat Corona. Di
Akses 26 Maret 2020. Dari https://www.liputan6.com/bisnis/read/4203763/ekonom-khawatir-indonesia-alami-krisis-ekonomi-berkepanjangan-akibat-corona
5. Alodokter.com.
Virus Corona-Gejala, Penyebab Dan Mengobati. Di akses 26 Maret 2020 dari https://www.alodokter.com/virus-corona